Selasa, 21 Oktober 2008

BAB II. PENELITIAN DAN TULISAN YANG TERKAIT

BAB II. PENELITIAN DAN TULISAN YANG TERKAIT

1. PENELITIAN/TULISAN TERKAIT

a. www.egov-indonesia.org
website ini mempunyai visi untuk menjadikan e-local government lebih bermanfaat bagi rakyat. Kegiatan yang dikelola pada website ini antara lain :

i. Membangun forum komunikasi antar lembaga TI Pemda

ii. Membangun e-local government secara efektif dan efisien

iii. Membangun standar minimal database e-local government Indonesia

iv. Mewujudkan integrasi database dan interoperabilitas e-local government

v. Meningkatkan kemampuan SDM lembaga TI Pemda.

b. http://planet.egovindonesia.com/
website ini terkesan lebih ringan dan lebih merakyat. Website ini mengkhususkan diri pada Siapapun yang berasal dari dunia pemerintahan atau bersentuhan dengannya dapat memuat tulisan pada website ini. Selain itu, siapapun yang berasal dari dunia pemerintahan dapat mempublikasikan blog mereka dalam website ini.

2. FOKUS E-GOVERNMENT YANG INGIN DIBANGUN.
mendekati pemilihan legislative dan presiden tahun 2009 mendatang maka diperlukan 1 website yang khusus memberikan informasi lengkap mengenai partai – partai , calon – calon presiden maupun legislative yang dapat dipilih pada pemilihan umum tahun depan. Setiap partai akan dicantumkan visi, misi serta informasi tambahan lainnya sehingga calon pemilih dalam hal ini masyarakan Indonesia dapat lebih jelas menentukan pilihan mereka. Begitu juga dengan calon – calon presiden dan legislative akan dilengkapi dengan informasi diri masing – masing. Website ini juga akan terlink ke masing – masing website partai sehingga siapapun yang ingin menjadi kader partai yang bersangkutan dapat langsung mendaftakan diri. Akan disediakan polling mingguan demi mendapatkan data yang diperlukan sehinga website ini dapat menjadi one stop searching point bagi masyarakat yang ingin mencari informasi dan berperan serta dalam system demokrasi pemerintahan RI.

BAB I. PENGANTAR

BAB I. PENGANTAR

Perkembangan system informasi telah menyentuh berbagai segi kehidupan masyarakat. Secara khusus, bagi kita – bangsa Indonesia walaupun terkesan agak terlambat dan terseok – seok, secara sadar maupun tidak system informasi telah diterapkan di berbagai tingkat kepentingan. Salah satu yang sering menjadi buah bibir adalah penggunaan e-government. Istilah ini mulai popular setelah dihubungkan dengan otonomi daerah.

Topik ini tidak henti – hentinya di bahas dalam diskusi internet maupun dalam media massa. Sampai sekarang telah banyak daerah (kabupaten) yang menerapkan e-government di wilayah mereka masing – masing demi membantu penerapan system informasi yang merata dan meluas bagi siapa pun yang membutuhkannya.

Pelayanan dan penyediaan informasi merupakan tujuan dasar dalam pembangunan system ini walapun tidak menutup kemungkinan dalam pengembangannya terdapat banyak tambahan – tambahan pelayanan yang diberikan. Hal itu semua tergantung pada pengembang dan pemerintah daerah yang bersangkutan bagaimana mereka ingin mengarahkan system tersebut.

1. DEFINISI
The World Bank Group mendefinisikan E-Government sebagai:
E-Government refers to the use by government agencies of information technologies (such as Wide Area Networks, the Internet, and mobile computing) that have the ability to transform relations with citizens, businesses, and other arms of government.

Pada intinya E-Government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara Pemerintah dan pihak-pihak lain. Penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Government to Citizen), G2B (Government to Business Enterprises), dan G2G (inter-agency relationship).

E-Government ini dapat diimplementasikan dalam berbagai cara. Contoh-contohnya antara lain:

a. Penyediaan sumber informasi, khususnya informasi yang sering dicari oleh masyarakat. Informasi ini dapat diperoleh langsung dari tempat kantor pemerintahan, dari kios info (info kiosk), ataupun dari Internet (yang dapat diakses oleh masyarakat dimana pun dia berada). Informasi ini dapat berupa informasi potensi daerah sehingga calon investor dapat mengetahui potensi tersebut.

b. Penyediaan mekanisme akses melalui kios informasi yang tersedia di kantor pemerintahan dan juga di tempat umum. Usaha penyediaan akses ini dilakukan untuk menjamin kesetaraan kesempatan untuk mendapatkan informasi.

c. E-procurement dimana pemerintah dapat melakukan tender secara on-line dan transparan.

2. TUJUAN

a. Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.

b. Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari kesemua pihak.

c. Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolahan (jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya) dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya.

d. Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Sebagai contoh, koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui email atau bahkan video conferencing. Bagi Indonesia yang luas areanya sangat besar, hal ini sangat membantu harus berada pada lokasi fisik yang sama. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam, misalnya.

3. VISI

a. Masyarakat bebas memilih bilamana dan darimana yang bersangkutan ingin berhubungan dengan pemerintahnya untuk melakukan berbagai transaksi atau mekanisme interaksi yang diperlukan selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu (non-stop).

b. Untuk menjalankan mekanisme interaksi tersebut masyarakat dapat dan boleh memilih berbagai kanal akses (multiple channels), baik yang sifatnya tradisional/konvensional maupun yang paling moderen, baik yang disediakan oleh pemerintah maupun kerja sama antara pemerintah dengan sektor swasta atau institusi non komersial lainnya.

c. Seperti layaknya konduktor dalam sebuah orkestra, pemerintah dalam hal ini berperan sebagai koordinator utama yang memungkinkan berbagai hal yang diinginkan masyarakat tersebut terwujud, artinya yang bersangkutan akan membuat sebuah suasana yang kondusif agar tercipta sebuah lingkungan penyelenggaraan pemerintahan seperti yang dicita-citakan rakyatnya tersebut.

Rabu, 08 Oktober 2008

membuat blog

menurut pengalaman, cara buat blog yah buka dulu site dimana ada fasilitas untuk membuat blog, seperti www.blogger.com, www.multiply.com, dll. friendster juga bisa buat blog.
mula-mula daftar dulu, terus lanjutkan sesuai dengan instruksi yang dipaparkan, selesai.mudah kan.
sesudah selesai kita tinggal mem posting hal-hal yang ingin di publikasikan, entah curhat, news, gossip, ngeledek juga boleh..
di dalam blog juga bisa ditambahkan aplikasi-aplikasi sampingan yang akan makin mempercantik halaman blog kita, tapi konsekwensinya yah akan lebih lama untuk membukanya..hehe.. ^_^
kayaknya cuman itu yang wa tau.bagi yang baca tolong di comment yah..sori kalo ada salah kata.. ("_")/") peace man...