Kamis, 20 November 2008

revisi baru BAB IV dan V

BAB IV
APLIKASI YANG TERSEDIA

  Berdasarkan situs www.bisnis.com Contoh aplikasi yang digunakan pada industri penerbangan, seperti Altea Sell untuk pemesanan dan penjualan, Altea Plan untuk sistem manajemen inventaris, dan Altea Fly untuk sistem kontrol keberangkatan. Keamanan transaksi sistem didukung oleh pay-pal yang sudah terbukti keamanannya di dalam transaksi online. selain itu, terdapat juga pengelolaan teknologi dan pelayanan secara instan yang dilakukan oleh pihak ketiga yaitu Hewlett-Packard (HP).






























BAB V
INFORMASI SECARA GLOBAL

Potensi pengembangan sistem e-travel kami di masa mendatang adalah antara lain peningkatan kualitas hubungan kerjasama yang terjalin dengan pihak-pihak penyedia layanan perjalanan di seluruh dunia. Juga merencanakan hubungan kerjasama dengan pihak NASA untuk perjalanan ke luar angkasa yang dalam waktu dekat sudah dapat dilaksanakan. 
Hal ini dimungkinkan dengan adanya dukungan dari pihak NASA untuk memperkenalkan dunia luar angkasa kepada masyarakat umum, tentunya dengan biaya yang cukup tinggi. Pada masa yang akan datang, kerjasama ini juga akan mengaplikasikan sistem tracking GPS yang dikembangkan oleh NASA sehingga keselamatan penumpang dapat terjamin dimanapun ia berada. Sehingga dapat meminimalkan resiko pembajakan terhadap fasilitas transportasi yang digunakan selama melakukan perjalanan.
Selain itu, Penggunaan media SMS gateway juga masih dapat diandalkan di masa mendatang sebagai media pengganti tiket konvensional. 

revisi tugas e-travel bab IV-V

BAB I
PENGANTAR
Semakin meningkatnya persaingan usaha, semakin meningkatnya kebutuhan hidup dan semakin meningkatnya teknologi berimbas kepada semakin intensnya seseorang melakukan perjalanan baik itu perjalanan dekat (dalam kota) atau pun perjalanan jauh (antar propinsi, antar pulau bahkan antar negara).
Bagi sebagian orang yang sangat berorientasi pada waktu senantiasa berpikir untuk dapat memanfaatkan waktu seefektif mungkin dengan menjalankan pekerjaan semaksimal mungkin. Hal inilah salah satu pemicu munculnya berbagai perusahaan penjualan tiket yang berbasis web. Dengan mengusung motto utama yaitu penghematan waktu dan tenaga, perusahaan semacam ini kian menjamur beberapa waktu belakangan ini. Perusahaan penjualan tiket yang berbasis web ini disebut dengan e-Travel.
1.Definisi
Website e-Travel dibuat dengan program khusus untuk travel yang memungkinkan pemilik untuk melakukan pengelolaan web sendiri dengan mudah seperti update data produk, profil perusahaan, dan sebagainya tanpa harus memiliki pengetahuan tentang web design atau web programming.

Dengan e-Travel sangat memudahkan bagi perusahaan travel untuk mempromosikan jasa dan layanannya kepada masyarakat secara luas, dan bahkan bisa sampai ke seluruh dunia. Dengan website e-Travel, pengunjung diberikan kemudahan untuk melihat jasa dan layanan yang diberikan perusahaan, seperti reservasi tiket (pesawat, kapal, bus, dan kereta api) atau easy booking, e-payment, easy ticketing, easy check-in. Selain itu pengunjung dapat melakukan reservasi melalui website.

Menurut kelompok kami, e-Travel adalah layanan yang mengintegrasikan teknologi informasi dengan antara para penyedia produk ticketing sehingga menghasilkan suatu pelayanan yang lebih memudahkan bagi para konsumen untuk dapat melakukan reservasi secara on-line.

2.Tujuan
adalah untuk mempermudah pendistribusian tiket kepada masyarakat luas. Dengan sistem ini dapat dilakukan kerja sama antara berbagai penyedia produk ticketing sehingga mengefisienkan proses pemesanan tiket ke berbagai destinasi di seluruh dunia.

3.Visi
Dengan adanya e-Travel ini maka dapat dijadikan sebagai acuan untuk mendukung kegiatan e – commerce untuk mendukung kegiatan ticketing sedunia.

BAB II
TULISAN DAN PENELITIAN YANG TERKAIT

Ada beberapa web site yang mengelola e-Travel selama ini, antara lain :
1.www.garuda-indonesia.com
Website ini dibangun untuk menunjukkan konsistensi garuda Indonesia dalam melakukan pelayanan kepada konsumen di era hi-tech sekarang ini. Website ini memiliki 5 buah pelayanan utama yaitu : e-ticketing, e-payment, e-check in, e-booking dan enjoy flying .

2.www.butiktravel.com
Website ini melakukan pelayanan terhadap pemesanan (reservasi) hotel dan transportasi udara. Dengan cara yang cukup mudah, yaitu hanya dengan mendaftarkan diri sebagai member pada website ini dan melakukan reservasi, maka CS (Customer Service) akan menghubungi konsumen untuk melakukan penawaran.

3.www.air-asia.com
Sistem transaksi website ini secara keseluruhan menggunakan fasilitas internet baik pengecekan dan juga pemesanan tiket pesawat. Namun pelayanan penerbangan hanya secara khusus pada pesawat air-asia saja.

Sedangkan fokus website yang akan kami bangun adalah :
Website ini tidak hanya terbatas pada 1 jenis perjalanan saja melainkan akan mencakup perjalanan secara umum yaitu perjalanan laut, udara dan darat. Selain itu, pada setiap jenis perjalanan yang dapat dilakukan tidak hanya terpaku pada 1 perusahaan saja. Contohnya : pada perjalanan udara, website ini tidak hanya menyediakan fasilitas e-Travel untuk pesawat Garuda Indonesia saja melainkan semua penerbangan yang beroperasi di seluruh dunia begitupun pada perjalanan darat atau udara.

BAB III
KETERSEDIAAN TEKNOLOGI

1.Teknologi saat ini
Teknologi yang telah ada saat ini adalah perusahaan penyedia teknologi bagi industri perjalanan, pariwisata dan penerbangan telah menggunakan sebuah teknologi dan layanan Hewlett-Packard (HP) yang bertujuan solusi manajemen konsumen. aplikasi yang terintegrasi seperti HP ini dapat memasok teknologi dan layanan tersebut dengan skema pembayaran berdasarkan kapasitas yang ditentukan oleh perusahaan penyedia tersebut. Dalam skema ini, perusahaan seperti Amadeus membayar kemampuan teknologi untuk setiap proses pemesanan sehingga perusahaan itu lebih fleksibel dalam mengelola biaya. Selain itu, tersedia pula teknologi pencarian secara instan, yang bisa memudahkan konsumen untuk mencari tiket ke destinasi tertentu.

2.Ketersediaan Perangkat
Dalam beberapa waktu belakangan ini, bentuk tiket yang telah berkembang antara lain berupa : sms, kertas biasa dan mesin sidik jari.
Sedangkan dari sisi pengembang sistem, perangkat yang digunakan yaitu :
teknologi dan layanan Hewlett-Packard (HP). HP memasok teknologi dan layanan tersebut dengan skema pembayaran berdasarkan kapasitas yang ditentukan oleh perusahaan penyedia tersebut. Model bisnis berdasarkan kapasitas ini lebih fleksibel sehingga perusahaan bisa bereaksi dengan cepat terhadap perubahan. Teknologi HP ini telah digunakan pada British Airways, Qantas dan Finnair.

3.Ketersediaan Info Pendukung
Demi menunjang kegiatan e-Travel in dibutuhkan beberapa informasi pendukung antara lain : informasi dari sejumlah penyedia produk ticketing mengenai produk mereka masing – masing, informasi tentang sistem pembayaran masing masing penyedia produk ticketing tersebut dan sistem pendukung berupa regulasi e- commerce yang harus ditaati dalam menjalankan sistem ini.

BAB IV
APLIKASI YANG TERSEDIA

Berdasarkan situs www.bisnis.com Contoh aplikasi yang digunakan pada industri penerbangan, seperti Altea Sell untuk pemesanan dan penjualan, Altea Plan untuk sistem manajemen inventaris, dan Altea Fly untuk sistem kontrol keberangkatan. Keamanan transaksi sistem didukung oleh pay-pal yang sudah terbukti keamanannya di dalam transaksi online. selain itu, terdapat juga pengelolaan teknologi dan pelayanan secara instan yang dilakukan oleh pihak ketiga yaitu Hewlett-Packard (HP).

BAB V
INFORMASI SECARA GLOBAL

Potensi pengembangan sistem e-travel kami di masa mendatang adalah antara lain peningkatan kualitas hubungan kerjasama yang terjalin dengan pihak-pihak penyedia layanan perjalanan di seluruh dunia. Juga merencanakan hubungan kerjasama dengan pihak NASA untuk perjalanan ke luar angkasa yang dalam waktu dekat sudah dapat dilaksanakan. Hal ini dimungkinkan dengan adanya dukungan dari pihak NASA untuk memperkenalkan dunia luar angkasa kepada masyarakat umum, tentunya dengan biaya yang cukup tinggi. Penggunaan media SMS gateway masih dapat diandalkan di masa mendatang.

Kamis, 06 November 2008

Revisi E-Technology (Penggantian Judul Menjadi e-travel)

BAB I
PENGANTAR
Semakin meningkatnya persaingan usaha, semakin meningkatnya kebutuhan hidup dan semakin meningkatnya teknologi berimbas kepada semakin intensnya seseorang melakukan perjalanan baik itu perjalanan dekat (dalam kota) atau pun perjalanan jauh (antar propinsi, antar pulau bahkan antar negara).
Bagi sebagian orang yang sangat berorientasi pada waktu senantiasa berpikir untuk dapat memanfaatkan waktu seefektif mungkin dengan menjalankan pekerjaan semaksimal mungkin. Hal inilah salah satu pemicu munculnya berbagai perusahaan penjualan tiket yang berbasis web. Dengan mengusung motto utama yaitu penghematan waktu dan tenaga, perusahaan semacam ini kian menjamur beberapa waktu belakangan ini. Perusahaan penjualan tiket yang berbasis web ini disebut dengan e-Travel.
1. Definisi
Website e-Travel dibuat dengan program khusus untuk travel yang memungkinkan pemilik untuk melakukan pengelolaan web sendiri dengan mudah seperti update data produk, profil perusahaan, dan sebagainya tanpa harus memiliki pengetahuan tentang web design atau web programming.

Dengan e-Travel sangat memudahkan bagi perusahaan travel untuk mempromosikan jasa dan layanannya kepada masyarakat secara luas, dan bahkan bisa sampai ke seluruh dunia. Dengan website e-Travel, pengunjung diberikan kemudahan untuk melihat jasa dan layanan yang diberikan perusahaan, seperti reservasi tiket (pesawat, kapal, bus, dan kereta api) atau easy booking, e-payment, easy ticketing, easy check-in. Selain itu pengunjung dapat melakukan reservasi melalui website.

2. Tujuan
adalah untuk memudahkan para konsumen dalam memesan tiket baik udara, laut maupun darat tanpa harus pergi ke kantor/perusahaan travel yang bersangkutan.

3. Visi
Dengan adanya e-Travel ini diharapkan banyak manfaat yang diperoleh yaitu antara lain : efektif dan efisiensi waktu, mempermudah transaksi antar perusahaan dan konsumen, penghematan kertas tiket, penyediaan informasi yang lebih akurat dan lengkap, serta pelayanan yang lebih “menyentuh” pada setiap konsumen. Secara lebih umum visi jangka panjang dari e-Travel ini adalah dalam rangka penerapan teknologi secara menyeluruh pada setiap aspek kehidupan manusia.
BAB II
TULISAN DAN PENELITIAN YANG TERKAIT

Ada beberapa web site yang mengelola e-Travel selama ini, antara lain :
1. www.garuda-indonesia.com
Website ini dibangun untuk menunjukkan konsistensi garuda Indonesia dalam melakukan pelayanan kepada konsumen di era hi-tech sekarang ini. Website ini memiliki 5 buah pelayanan utama yaitu : e-ticketing, e-payment, e-check in, e-booking dan enjoy flying .

2. www.butiktravel.com
Website ini melakukan pelayanan terhadap pemesanan (reservasi) hotel dan transportasi udara. Dengan cara yang cukup mudah, yaitu hanya dengan mendaftarkan diri sebagai member pada website ini dan melakukan reservasi, maka CS (Customer Service) akan menghubungi konsumen untuk melakukan penawaran.

3. www.air-asia.com
Sistem transaksi website ini secara keseluruhan menggunakan fasilitas internet baik pengecekan dan juga pemesanan tiket pesawat. Namun pelayanan penerbangan hanya secara khusus pada pesawat air-asia saja.

Sedangkan fokus website yang akan kami bangun adalah :

Website ini tidak hanya terbatas pada 1 jenis perjalanan saja melainkan akan mencakup perjalanan secara umum yaitu perjalanan laut, udara dan darat. Selain itu, pada setiap jenis perjalanan yang dapat dilakukan tidak hanya terpaku pada 1 perusahaan saja. Contohnya : pada perjalanan udara, website ini tidak hanya menyediakan fasilitas e-Travel untuk pesawat Garuda Indonesia saja melainkan semua penerbangan yang beroperasi di seluruh dunia begitupun pada perjalanan darat atau udara.


BAB III
KETERSEDIAAN TEKNOLOGI

1. Teknologi saat ini
Pada umumnya kegiatan e-Travel yang berjalan saat ini masih menggunakan teknologi berbasis internet, tetapi di dalam situs www.bisnis.com dinyatakan bahwa sebuah perusahaan penyedia teknologi bagi industri perjalanan, pariwisata dan penerbangan telah menggunakan sebuah teknologi dan layanan Hewlett-Packard (HP) yang bertujuan solusi manajemen konsumen. HP dapat memasok teknologi dan layanan tersebut dengan skema pembayaran berdasarkan kapasitas yang ditentukan oleh perusahaan penyedia tersebut. Dalam skema ini, Amadeus membayar kemampuan teknologi untuk setiap proses pemesanan sehingga perusahaan itu lebih fleksibel dalam mengelola biaya. Model bisnis berdasarkan kapasitas itu lebih fleksibel sehingga perusahaan bisa bereaksi dengan cepat terhadap perubahan. Teknologi HP ini telah digunakan pada British Airways, Qantas dan Finnair.

2. Ketersediaan Perangkat
Suatu jaringan internet didukung oleh seperangkat komputer yang terdiri dari :
• Hardware (perangkat keras) seperti: monitor, CPU, printer, modem, keyboard, mouse, dll.
• Software (perangkat lunak) yang terbagi menjadi 2 jenis yaitu perangkat lunak sistem dan perangkat lunak aplikasi.
• Brainware (manusia sebagai pengguna komputer) dapat dikategorikan menjadi operator, programmer, sistem analisis.

3. Ketersediaan Info Pendukung
Selain kemudahan-kemudahan yang telah kami jabarkan sebelumnya, kami juga menyediakan informasi yang berkaitan kegiatan e-Travel seperti : jadwal penerbangan dan tujuan penerbangan, perusahaan asuransi, dan peta daerah tujuan.

BAB IV
APLIKASI YANG TERSEDIA

Berdasarkan situs www.bisnis.com Contoh aplikasi yang digunakan pada industri penerbangan, seperti Altea Sell untuk pemesanan dan penjualan, Altea Plan untuk sistem manajemen inventaris, dan Altea Fly untuk sistem kontrol keberangkatan. Keamanan transaksi sistem didukung oleh pay-pal yang sudah terbukti keamanannya di dalam transaksi online.

Selasa, 21 Oktober 2008

BAB II. PENELITIAN DAN TULISAN YANG TERKAIT

BAB II. PENELITIAN DAN TULISAN YANG TERKAIT

1. PENELITIAN/TULISAN TERKAIT

a. www.egov-indonesia.org
website ini mempunyai visi untuk menjadikan e-local government lebih bermanfaat bagi rakyat. Kegiatan yang dikelola pada website ini antara lain :

i. Membangun forum komunikasi antar lembaga TI Pemda

ii. Membangun e-local government secara efektif dan efisien

iii. Membangun standar minimal database e-local government Indonesia

iv. Mewujudkan integrasi database dan interoperabilitas e-local government

v. Meningkatkan kemampuan SDM lembaga TI Pemda.

b. http://planet.egovindonesia.com/
website ini terkesan lebih ringan dan lebih merakyat. Website ini mengkhususkan diri pada Siapapun yang berasal dari dunia pemerintahan atau bersentuhan dengannya dapat memuat tulisan pada website ini. Selain itu, siapapun yang berasal dari dunia pemerintahan dapat mempublikasikan blog mereka dalam website ini.

2. FOKUS E-GOVERNMENT YANG INGIN DIBANGUN.
mendekati pemilihan legislative dan presiden tahun 2009 mendatang maka diperlukan 1 website yang khusus memberikan informasi lengkap mengenai partai – partai , calon – calon presiden maupun legislative yang dapat dipilih pada pemilihan umum tahun depan. Setiap partai akan dicantumkan visi, misi serta informasi tambahan lainnya sehingga calon pemilih dalam hal ini masyarakan Indonesia dapat lebih jelas menentukan pilihan mereka. Begitu juga dengan calon – calon presiden dan legislative akan dilengkapi dengan informasi diri masing – masing. Website ini juga akan terlink ke masing – masing website partai sehingga siapapun yang ingin menjadi kader partai yang bersangkutan dapat langsung mendaftakan diri. Akan disediakan polling mingguan demi mendapatkan data yang diperlukan sehinga website ini dapat menjadi one stop searching point bagi masyarakat yang ingin mencari informasi dan berperan serta dalam system demokrasi pemerintahan RI.

BAB I. PENGANTAR

BAB I. PENGANTAR

Perkembangan system informasi telah menyentuh berbagai segi kehidupan masyarakat. Secara khusus, bagi kita – bangsa Indonesia walaupun terkesan agak terlambat dan terseok – seok, secara sadar maupun tidak system informasi telah diterapkan di berbagai tingkat kepentingan. Salah satu yang sering menjadi buah bibir adalah penggunaan e-government. Istilah ini mulai popular setelah dihubungkan dengan otonomi daerah.

Topik ini tidak henti – hentinya di bahas dalam diskusi internet maupun dalam media massa. Sampai sekarang telah banyak daerah (kabupaten) yang menerapkan e-government di wilayah mereka masing – masing demi membantu penerapan system informasi yang merata dan meluas bagi siapa pun yang membutuhkannya.

Pelayanan dan penyediaan informasi merupakan tujuan dasar dalam pembangunan system ini walapun tidak menutup kemungkinan dalam pengembangannya terdapat banyak tambahan – tambahan pelayanan yang diberikan. Hal itu semua tergantung pada pengembang dan pemerintah daerah yang bersangkutan bagaimana mereka ingin mengarahkan system tersebut.

1. DEFINISI
The World Bank Group mendefinisikan E-Government sebagai:
E-Government refers to the use by government agencies of information technologies (such as Wide Area Networks, the Internet, and mobile computing) that have the ability to transform relations with citizens, businesses, and other arms of government.

Pada intinya E-Government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara Pemerintah dan pihak-pihak lain. Penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Government to Citizen), G2B (Government to Business Enterprises), dan G2G (inter-agency relationship).

E-Government ini dapat diimplementasikan dalam berbagai cara. Contoh-contohnya antara lain:

a. Penyediaan sumber informasi, khususnya informasi yang sering dicari oleh masyarakat. Informasi ini dapat diperoleh langsung dari tempat kantor pemerintahan, dari kios info (info kiosk), ataupun dari Internet (yang dapat diakses oleh masyarakat dimana pun dia berada). Informasi ini dapat berupa informasi potensi daerah sehingga calon investor dapat mengetahui potensi tersebut.

b. Penyediaan mekanisme akses melalui kios informasi yang tersedia di kantor pemerintahan dan juga di tempat umum. Usaha penyediaan akses ini dilakukan untuk menjamin kesetaraan kesempatan untuk mendapatkan informasi.

c. E-procurement dimana pemerintah dapat melakukan tender secara on-line dan transparan.

2. TUJUAN

a. Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.

b. Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari kesemua pihak.

c. Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolahan (jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya) dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya.

d. Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Sebagai contoh, koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui email atau bahkan video conferencing. Bagi Indonesia yang luas areanya sangat besar, hal ini sangat membantu harus berada pada lokasi fisik yang sama. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam, misalnya.

3. VISI

a. Masyarakat bebas memilih bilamana dan darimana yang bersangkutan ingin berhubungan dengan pemerintahnya untuk melakukan berbagai transaksi atau mekanisme interaksi yang diperlukan selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu (non-stop).

b. Untuk menjalankan mekanisme interaksi tersebut masyarakat dapat dan boleh memilih berbagai kanal akses (multiple channels), baik yang sifatnya tradisional/konvensional maupun yang paling moderen, baik yang disediakan oleh pemerintah maupun kerja sama antara pemerintah dengan sektor swasta atau institusi non komersial lainnya.

c. Seperti layaknya konduktor dalam sebuah orkestra, pemerintah dalam hal ini berperan sebagai koordinator utama yang memungkinkan berbagai hal yang diinginkan masyarakat tersebut terwujud, artinya yang bersangkutan akan membuat sebuah suasana yang kondusif agar tercipta sebuah lingkungan penyelenggaraan pemerintahan seperti yang dicita-citakan rakyatnya tersebut.

Rabu, 08 Oktober 2008

membuat blog

menurut pengalaman, cara buat blog yah buka dulu site dimana ada fasilitas untuk membuat blog, seperti www.blogger.com, www.multiply.com, dll. friendster juga bisa buat blog.
mula-mula daftar dulu, terus lanjutkan sesuai dengan instruksi yang dipaparkan, selesai.mudah kan.
sesudah selesai kita tinggal mem posting hal-hal yang ingin di publikasikan, entah curhat, news, gossip, ngeledek juga boleh..
di dalam blog juga bisa ditambahkan aplikasi-aplikasi sampingan yang akan makin mempercantik halaman blog kita, tapi konsekwensinya yah akan lebih lama untuk membukanya..hehe.. ^_^
kayaknya cuman itu yang wa tau.bagi yang baca tolong di comment yah..sori kalo ada salah kata.. ("_")/") peace man...